Tampilkan postingan dengan label Definisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Definisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Maret 2014

Konsep Dasar HTML

Dalam mendesain web, kita tidak akan bisa lepas yang namanya HTML (Hypertext Markup Language). HTML adalah bahasa standar yang digunakan untuk menyusun/membangun suatu halaman web.

Meskipun sekarang ini telah bermuncul software-software yang dapat digunakan untuk membangun suatu halaman web secara instan tanpa susah-susah memperhatikan struktur HTML, tidak ada salahnya kalau HTML itu sendiri dipelajari. Manfaat yang diperoleh apabila mempelajari HTML selain mampu membangun halaman web, juga dapat dikembangkan untuk pemrograman web. Pemrograman web akan selalu terkait dengan HTML tersebut. Pemrograman web biasanya dikembangkan untuk membangun web yang dinamis.

  1. Struktur Dokumen HTML
Syarat perlu mempelajari suatu bahasa pemrograman adalah mengetahui Strukturnya. Program/dokumen HTML (tag) dapat ditulis/dibuat melalui berbagai macam editor, misalnya Notepad, EditPlus, Notepad++, Wordpad, Macromedia Dreamweaver, dll. Tag-tag tersebut dapat dituliskan dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Setelah tag HTML ditulis dengan menggunakan editor tersebut diatas, simpanlah file tersebut dengan format file nama_file.htm atau nama_file.html

HTML terdiri dari Kepala Program/Dokumen dan Badan Program/Dokumen dengan strukturnya sbb :

       <html>
      <head>
            ......... Kepala Program
     </head>
     <body>
           ......... Badan Program
     </body>
     </html>

Dokumen HTML adalah suatu dokumen yang diapit dengan tag <HTML>Kepala program diapit dengan tag <HEAD> dan untuk badan program diapit dengan tag <BODY>. Berikut ini akan diberikan contoh program HTML yang sederhana :

<html>
<head>
     <title>Ini Homepage Pertama Saya</title>
</head>
<body>
<center>
   <h1>Homepage-Ku</h1>
   Inilah <b>Homepage </b> Pribadiku <i>Yang Pertama</i>
</center>
</body>
</html

 Tampilan Program :



Sumber : Sosmiadi.com

Sabtu, 15 Maret 2014

Perbedaan Blackberry, iOS, Android dan Windows Phone

Setiap gadget menggunakan operating system (OS) atau sistem operasi agar dapat bekerja optimal dan memberi keunikan kepada pengguna gadget dengan beragam fitur yang ditawarkan. Pengembang OS berkompetensi dengan waktu dan pesaing mereka agar dapat merebut pasar pengguna gadget yang terus berkembang.

blackberry, ios, android dan windows phone
Pada awal abad ke-21 kita hanya mengenal Windows sebagai satu-satunya sistem operasi terpopuler untuk perangkat komputer. Saat ini kita mengenal setidaknya lima operating system terpopuler di dunia yang dibenamkan dalam perangkat komunikasi seluler, yaitu Blackberry, iPhone OS (iOS), Symbian, Android, dan Windows Phone. Mari kita bahas perbedaan Blackberry, iOS, Android dan Windows Phone.

Blackberry OS

Sistem operasi Blackberry dikembangkan oleh perusahaan RIM, Research in Motion, untuk ditanamkan pada semua jenis ponsel Blackberry (BB) produksi mereka. Blackberry OS hanya bisa dipakai pada smartphone Blackberry, tidak bisa untuk gadget lain. Blackberry OS bekerja secara multitasking dan dilengkapi fasilitas trackball, touchscreen, trackwheel, dan trackpad.
Fitur unggulan dari Blackberry OS adalah Blackberry Messenger (BBM) dan Push Mail. BBM adalah fitur komunikasi BlackBerry yang bekerja serupa dengan Yahoo Messenger (YM) dan Google Talk (GTalk). Sedangkan Push Email memudahkan pengguna gadget BB untuk membuka email secara mudah dan cepat dari smartphone mereka.

iPhone OS (iOS)

iOS dikembangkan oleh perusahaan Apple dan digunakan secara eksklusif pada gadget produksi Apple. Sama seperti sistem operasi Blackberry, iOS hanya bisa dipakai pada perangkat smartphone tertentu. Saat ini teknologi iOS mendukung performa perangkat mobile seperti iPad, Apple TV, dan iPod Touch. Versi terbaru operating system ini adalah iOS 6.
iOS mampu menjalankan perintah suara (Voice Commands), reading list, call filtering, call reply actions, dan video chatting dengan koneksi 3G maupun WiFi. Bagi Anda yang menyukai aktifitas berjejaring sosial, iOS mendukung integrasi akun Facebook dan Twitter Anda sehingga lebih mudah berbagi cerita menarik ke teman-teman dan relasi.

Android OS

Android Operating System dikembangkan oleh Google Inc. dan merupakan open source (platform terbuka) yang memungkinkan pengguna gadget Android menciptakan beragam aplikasi sesuai kebutuhan. Saat ini Android tumbuh sebagai OS yang paling banyak digunakan pada perangkat ponsel pintar (smartphone) di seluruh dunia. OS Android memiliki ribuan aplikasi dan jumlahnya terus bertambah.
Upgrade OS Android terus berjalan dengan versi terbaru Android 4.0. Versi OS Android memiliki nama-nama unik berdasarkan menu makanan, misalnya Android 1.5 Cupcake, Android 1.6 Donut, Android 2.2 Frozen Yoghurt (Froyo), Android 2.3 GingerBread, dan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Karena bersifat openSource, OS Android bisa diterapkan pada beragam gadget yang mendukung komunikasi mobile.

Windows Phone

Windows Phone pada awal kemunculannya bernama Pocket PC lalu berubah nama menjadi Windows Mobile (2003) dan Windows Phone (2010). Sistem operasi ini dikembangkan oleh Microsoft Corp. dan digunakan untuk perangkat mobile buatan mereka. Versi terbaru OS smartphone Microsoft ini adalah Windows Phone 7.5 dan mendukung fitur Photo Streaming melalui SkyDrive.
Sama seperti iOS, OS Windows Phone memiliki fitur content sharing, Facebook integration, dan Twitter integration. Windows Phone dikembangkan menurut Cloud Computing (komputasi awan) dengan sejumlah layanan menarik seperti SkyMarket, SkyLine, dan SkyBox. Cloud Computing dapat berjalan dengan optimal pada jaringan internet dengan kualitas andal.

Sumber :  Gadgetasli.com

Senin, 10 Maret 2014

Pengertian Bank (Menurut UU No. 10 Th 1998)

Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya ke masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Kegiatan bank:
1. Menghimpun dana
2. Menyalurkan dana
3. Memberikan jasa-jasa bank

*) Dari segi fungsi:
1. Bank sentral
2. Bank umum
3. Bank perkreditan rakyat

-> Bank sentral : Bank Indonesia
- Lender of the last resort
- Bank sirkulasi (mengatur peredaran uang)

-> Bank umum : bertugas melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat
-> Bank komersil : - Bank umum devisa
                             - Bank umum non devisa

-> Bank perkreditan rakyat
Tidak ada produk giro dan kliring

^ Fungsi perbankan modern:
- Trust Function
- Insurance Function
- Credit Function
- Payment Function
- Cash Management Function
- Investment -> Deposito

Minggu, 09 Maret 2014

Sistem Informasi Geografis



Sistem Informasi Geografi (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja (Barus dan Wiradisastra, 2000). Sedangkan menurut Anon (2001) Sistem Informasi geografi adalah suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial) dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi (georeference). Disamping itu, SIG juga dapat menggabungkan data, mengatur data dan melakukan analisis data yang akhirnya akan menghasilkan keluaran yang dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berhubungan dengan geografi.
Sistem Informasi Geografis dibagi menjadi dua kelompok yaitu sistem manual (analog), dan sistem otomatis (yang berbasis digital komputer). Perbedaan yang paling mendasar terletak pada cara pengelolaannya. Sistem Informasi manual biasanya menggabungkan beberapa data seperti peta, lembar transparansi untuk tumpang susun (overlay), foto udara, laporan statistik dan laporan survey lapangan. Kesemua data tersebut dikompilasi dan dianalisis secara manual dengan alat tanpa komputer. Sedangkan Sistem Informasi Geografis otomatis telah menggunakan komputer sebagai sistem pengolah data melalui proses digitasi. Sumber data digital dapat berupa citra satelit atau foto udara digital serta foto udara yang terdigitasi. Data lain dapat berupa peta dasar terdigitasi (Nurshanti, 1995).
Pengertian GIS/SIG saat ini lebih sering diterapkan bagi teknologi informasi spasial atau geografi yang berorientasi pada penggunaan teknologi komputer. Dalam hubungannya dengan teknologi komputer, Arronoff (1989) dalam Anon (2003) mendifinisikan SIG sebagai sistem berbasis komputer yang memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi geografi yaitu pemasukan data, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali), memanipulasi dan analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output). Sedangkan Burrough, 1986 mendefinisikan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan. Komponen utama Sistem Informasi Geografis dapat dibagi kedalam 4 komponen utama yaitu: perangkat keras (digitizer, scanner, Central Procesing Unit (CPU), hard-disk, dan lain-lain), perangkat lunak (ArcView, Idrisi, ARC/INFO, ILWIS, MapInfo, dan lain-lain), organisasi (manajemen) dan pemakai (user). Kombinasi yang benar antara keempat komponen utama ini akan menentukan kesuksesan suatu proyek pengembangan Sistem Informasi Geografis.
Aplikasi SIG dapat digunakan untuk berbagai kepentingan selama data yang diolah memiliki refrensi geografi, maksudnya data tersebut terdiri dari fenomena atau objek yang dapat disajikan dalam bentuk fisik serta memiliki lokasi keruangan (Indrawati, 2002).
Tujuan pokok dari pemanfaatan Sistem Informasi Geografis adalah untuk mempermudah mendapatkan informasi yang telah diolah dan tersimpan sebagai atribut suatu lokasi atau obyek. Ciri utama data yang bisa dimanfaatkan dalam Sistem Informasi Geografis adalah data yang telah terikat dengan lokasi dan merupakan data dasar yang belum dispesifikasi (Dulbahri, 1993).
Data-data yang diolah dalam SIG pada dasarnya terdiri dari data spasial dan data atribut dalam bentuk digital, dengan demikian analisis yang dapat digunakan adalah analisis spasial dan analisis atribut. Data spasial merupakan data yang berkaitan dengan lokasi keruangan yang umumnya berbentuk peta. Sedangkan data atribut merupakan data tabel yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai objek sebagai data spasial.
Penyajian data spasial mempunyai tiga cara dasar yaitu dalam bentuk titik, bentuk garis dan bentuk area (polygon). Titik merupakan kenampakan tunggal dari sepasang koordinat x,y yang menunjukkan lokasi suatu obyek berupa ketinggian, lokasi kota, lokasi pengambilan sample dan lain-lain. Garis merupakan sekumpulan titik-titik yang membentuk suatu kenampakan memanjang seperti sungai, jalan, kontus dan lain-lain. Sedangkan area adalah kenampakan yang dibatasi oleh suatu garis yang membentuk suatu ruang homogen, misalnya: batas daerah, batas penggunaan lahan, pulau dan lain sebagainya.
Struktur data spasial dibagi dua yaitu model data raster dan model data vektor. Data raster adalah data yang disimpan dalam bentuk kotak segi empat (grid)/sel sehingga terbentuk suatu ruang yang teratur. Data vektor adalah data yang direkam dalam bentuk koordinat titik yang menampilkan, menempatkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik, garis atau area (polygon) (Barus dan Wiradisastra, 2000).
Lukman (1993) menyatakan bahwa sistem informasi geografi menyajikan informasi keruangan beserta atributnya yang terdiri dari beberapa komponen utama yaitu:
1. Masukan data merupakan proses pemasukan data pada komputer dari peta (peta topografi dan peta tematik), data statistik, data hasil analisis penginderaan jauh data hasil pengolahan citra digital penginderaan jauh, dan lain-lain. Data-data spasial dan atribut baik dalam bentuk analog maupun data digital tersebut dikonversikan kedalam format yang diminta oleh perangkat lunak sehingga terbentuk basisdata (database). Menurut Anon (2003) basisdata adalah pengorganisasian data yang tidak berlebihan dalam komputer sehingga dapat dilakukan pengembangan, pembaharuan, pemanggilan, dan dapat digunakan secara bersama oleh pengguna.
2. Penyimpanan data dan pemanggilan kembali (data storage dan retrieval) ialah penyimpanan data pada komputer dan pemanggilan kembali dengan cepat (penampilan pada layar monitor dan dapat ditampilkan/cetak pada kertas).
3. Manipulasi data dan analisis ialah kegiatan yang dapat dilakukan berbagai macam perintah misalnya overlay antara dua tema peta, membuat buffer zone jarak tertentu dari suatu area atau titik dan sebagainya. Anon (2003) mengatakan bahwa manipulasi dan analisis data merupakan ciri utama dari SIG. Kemampuan SIG dalam melakukan analisis gabungan dari data spasial dan data atribut akan menghasilkan informasi yang berguna untuk berbagai aplikasi
4. Pelaporan data ialah dapat menyajikan data dasar, data hasil pengolahan data dari model menjadi bentuk peta atau data tabular. Menurut Barus dan wiradisastra (2000) Bentuk produk suatu SIG dapat bervariasi baik dalam hal kualitas, keakuratan dan kemudahan pemakainya. Hasil ini dapat dibuat dalam bentuk peta-peta, tabel angka-angka: teks di atas kertas atau media lain (hard copy), atau dalam cetak lunak (seperti file elektronik).
Menurut Anon (2003) ada beberapa alasan mengapa perlu menggunakan SIG, diantaranya adalah:
1. SIG menggunakan data spasial maupun atribut secara terintegrasi
2. SIG dapat digunakansebagai alat bantu interaktif yang menarik dalam usaha meningkatkan pemahaman mengenai konsep lokasi, ruang, kependudukan, dan unsur-unsur geografi yang ada dipermukaan bumi.
3. SIG dapat memisahkan antara bentuk presentasi dan basis data
4. SIG memiliki kemampuan menguraikan unsur-unsur yang ada dipermukaan bumi kedalam beberapa layer atau coverage data spasial
5. SIG memiliki kemapuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial berikut atributnya
6. Semua operasi SIG dapat dilakukan secara interaktif
7. SIG dengan mudah menghsilkan peta-peta tematik
8. semua operasi SIG dapat di costumize dengan menggunakan perintah-perintah dalam bahaa script.
9. Peragkat lunak SIG menyediakan fasilitas untuk berkomunikasi dengan perangkat lunak lain
10. SIG sangat membantu pekerjaan yang erat kaitannya dengan bidang spasial dan geoinformatika.
Barus dan Wiradisastra (2000) juga mengungkapkan bahwa SIG adalah alat yang handal untuk menangani data spasial, dimana dalam SIG data dipelihara dalam bentuk digital sehingga data ini lebih padat dibanding dalam bentuk peta cetak, tabel atau dalam bentuk konvensional lainnya yang akhirnya akan mempercepat pekerjaan dan meringankan biaya yang diperlukan.
Sarana utama untuk penanganan data spasial adalah SIG. SIG didesain untuk menerima data spasial dalam jumlah besar dari berbagai sumber dan mengintergrasikannya menjadi sebuah informasi, salah satu jenis data ini adalah data pengindraan jauh. Pengindraan jauh mempunyai kemampuan menghasilkan data spasial yang susunan geometrinya mendekati keadaan sebenarnya dengan cepat dan dalam jumlah besar. Barus dan Wiradisastra (2000) mengatakan bahwa SIG akan memberi nilai tambah pada kemampuan pengindraan jauh dalam menghasilkan data spasial yang besar dimana pemanfaatan data pengindraan jauh tersebut tergantung pada cara penanganan dan pengolahan data yang akan mengubahnya menjadi informasi yang berguna.

Sumber :

Mind Map (Aplikasi Bisnis dan TI)

1. Apa definisi aplikasi bisnis dan teknologi informasi?
Jawab:
Kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi, yang dipadukan dengan teknologi informasi untuk mengolah data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.

2. Contoh Aplikasi Bisnis:
Jawab :
* E-Banking
* E-Commerce
* M-Dagang / M-Commerce

3. Keuntungan Aplikasi Bisnis?
Jawab :
* Semakin maraknya penggunaan teknologi informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan
* Bisnis yang berbasis teknologi informasi atau yang bisa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi & bisnis suatu perusahaan/perorangan
* Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk

4. Kerugian Aplikasi Bisnis?
Jawab:
* Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan/ transaksi narkoba
* Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga/perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar
* Semakin banyaknya masyarakat mengakses situs-situs akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system teknologi informasi pada e-goverment

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

SDM dalam konteks bisnis adalah orang yang bekerja dalam suatu organisasi yang sering pula disebut karyawan. SDM merupakan aset yang paling berharga dalam perusahaan, tanpa manusia maka sumber daya perusahaan tidak akan dapat menghasilkan laba atau menambah nilainya sendiri.

MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia, bukan mesin, dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.

*Definisi
Tidak ada yang sama tentang definisi SDM, ada beberapa definisi menurut:
- Amstrong
Bagaimana orang-orang dapat dikelola dengan cara yang terbaik dalam kepentingan organisasi

- Kenooy
 Suatu metode memaksimalkan hasil dari sumber daya tenaga kerja dengan mengintegrasikan MSDM ke dalam strategi bisnis.

- Storey
Pendekatan yang khas, terhadap manajemen tenaga kerja yang berusaha mencapai keunggulan kompetitif, melalui pengembangan strategi dari tenaga kerja yang mampu dan mmiliki komitmen tinggi dengan menggunakan tatanan kultur yang integrated, struktural dan teknik2 personel.

- Bambang Wahyudi
Ilmu dan seni atau proses memperoleh, memajukan atau mengembangkan dan memelihara SDM yang kompeten sedemikian rupa, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisiensi dan ada kepuasan pada diri pribadi yang bersangkutan.

Apa itu SIstem Informasi dan Sistem Informasi Geografis



Sistem Informasi (SI)
adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Sistem Informasi Geografis
(bahasa inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.

Sumber : Wikipedia